A. Rapat adalah pertemuan atau kumpulan dalam suatu organisasi, perusahaan, instansi
pemerintah baik dalam situasi formal maupun nonformal untuk membicarakan,
merundingkan dan memutuskan suatu masalah berdasarkan hasil kesepakatan bersama.
B. Tujuan diadakannya rapat :
- untuk memecahkan atau mencari jalan keluar suatu masalah
- untuk menyampaikan informasi, perintah atau pernyataan
- sebagai alat koordinasi antarintern atau antarekstern
- agar peserta rapat dapat ikut berpartisipasi kepada masalah-masalah yang sedang terjadi
- mempersiapkan suatu acara atau kegiatan
- menampung semua permasalahan dari arus bawah (para peserta rapat)
C. Jenis-jenis rapat
Rapat Penjelasan Teaching Conference merupakan rapat yang dilakukan dengan tujuan memberikan penjelasan kepada seluruh anggota mengenai kebijaksanaan yang dilakukan oleh ketua kelompok atau pimpinan organisasi mengenai prosedur kerja baru. Biasanya, ketua kelompok atau pimpinan dalam organisasi mengadakan rapat ini, agar anggotanya dapat mengetahui jobdesk kerja apa saja yang harus mereka lakukan, dan apa targetan yang harus mereka capai.
Rapat Pemecahan Masalah Problem Sulfing Conference merupakan rapat yang dilakukan
apabila dalam sebuah organisasi terdapat berbegai macam persoalan yang sulit
untuk diatasi. Dalam rapat ini akan dibicarakan langkah apa yang harus mereka
lakukan, dan solusi apa yang mereka dapat lakukan untuk mengatasi permasalahan
tersebut. Sehingga semua kegiatan yang dilakukan oleh organisasi dapat tersu
berjalan sesuai dengan rencana.
Dalam sistem manajemen POAC atau planning,
organizing, actuacting, controling, rapat ini akan sering
diadakan, terutama pada saat proses actuacting dan controling ketika
permasalahan mulai timbul. Permasalahan yang muncul harus segera diatasi demi
lancarnya kegiatan organisasi.
Rapat Perundingan Negotiation Conference biasanya rapat yang dilakukan pula
ketika terdapat masalah. Namun masalah di sini adalah masalah yang terjadi
akobat adanya perselisihan antara organisasi dengan pihak yang bekerja sama,
atau pihak lain yang terkait. Rapat
dilakukan bukan dengan anggota organisasi, namun dengan pihak lain tersebut.
Dalam rapat ini, akan dilakukan semacam perundingan atau negosiasi untuk
menghindari pertikaian yanng memanas. Perundingan ini akan menghasilkan solusi
yang tidak merugikan kedua belah pihak, dan disepakati oleh keduainya.
Jenis Jenis Rapat Berdasarkan
Sifatnya
Rapat formal merupakan sebuah rapat yang diadakan dengan resmi dan terencana. Di mana biasanya anggota rapat ini diundang secara resmi, dan rapat dilakukan dengan susunan acara yang teratur.
Rapat formal merupakan sebuah rapat yang diadakan dengan resmi dan terencana. Di mana biasanya anggota rapat ini diundang secara resmi, dan rapat dilakukan dengan susunan acara yang teratur.
Rapat informal berbanding terbalik dengan rapat formal. Biasnya rapat ini
terjadi secara mendaadak dan tidak terencana sebelumnya. Anggota rapat pun bisa
siapa saja. Biasanya, rapat ini terjadi ketika ada beberapa orang yang bertemu,
dan secara tidak sengaja menemukan sebuah rencana. Akhirnya, mereka
membicarakan rencana tersebut, dan hasilnya dapat dibawa ke rapat
formal untuk dibicarakan bersama anggota lainnya.
Rapat terbuka biasanya dapat dihadiri oleh siapa saja, dan sifatnya tidak rahasia.
Anggota yang dapatng untuk menghadiri rapat ini bersifat umum.
Rapat tertutup adalah kebalikan dari rapat terbuka. Rapat ini hanya dihadiri oleh orang-orang tertentu untuk membahas hal-hal yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diketahui oleh orang banyak.
Rapat tertutup adalah kebalikan dari rapat terbuka. Rapat ini hanya dihadiri oleh orang-orang tertentu untuk membahas hal-hal yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diketahui oleh orang banyak.
Jenis Jenis Rapat Berdasarkan
Jangka Waktunya
Rapat mingguan merupakan rapat yang telah dianggendakan untuk diadakan setiap satu minggu. Dalam rapat ini akan dibahas berbagai pekerjaan yang telah dikerjakan beserta permasalahan dihadapi oleh anggota dalam menjalankannya. Sehingga dalam rapat ini akan dilakukan evaluasi kinerja serta apa saja pekerjaan yang harus mereka lakukan selanjutnya untuk 1 minggu mendatang.
Rapat mingguan merupakan rapat yang telah dianggendakan untuk diadakan setiap satu minggu. Dalam rapat ini akan dibahas berbagai pekerjaan yang telah dikerjakan beserta permasalahan dihadapi oleh anggota dalam menjalankannya. Sehingga dalam rapat ini akan dilakukan evaluasi kinerja serta apa saja pekerjaan yang harus mereka lakukan selanjutnya untuk 1 minggu mendatang.
Rapat bulanan hampir sama dengan rapat mingguan. Rapat ini merupakan rapat
rutin yang dilakukan setiap bulan untuk membahas berbagai permasalahan dan
peristiwa yang terjadi dalam 1 bulan yang telah berjalan.
Rapat semester ini dilakukan setiap semester. Tujuannya sebagai evaluasi kinerja
selama 6 bulan serta untuk menentukan langkah selanjutnya yang harus dilakukan
untuk 6 bulan berikutnya. Rapat tahunan sama seperti rapat lainnya, merupakan
rapat rutin yang teragenda, namun dilakukan sekali dalam satu tahun.
Macam Macam Rapat Berdasarkan Frekuensinya
Rapat rutin merupakan rapat yang secara rutin harus dilakukan, telah diagendakan
dan ditentukan waktunya. Rapat ini dapat dilakukan secara mingguan, bulanan,
serta tahunan.
Rapat insidental berbeda dengan rapat rutin. Rapat ini tidak dilaksanakan berdasarkan
jadwal yang telah ditentukan, tetapi berdasarkan kepada permasalahan yang
sedang dihadapi. Rapat ini biasanya baru akan dilaksanakan apabila anggota
mendapat masalah yang sangat penting, dan harus segera dipecahkan bersama
solusinya.
Jenis Jenis Rapat Berdasarkan
Namanya
Rapat kerja merupakan rapat yang dilakukan oleh seluruh anggota. Di mana dalam rapat ini akan dibahas semua rencana kerja dan targetan organisasi. Begitu pula dengan pembagian job desk kerja dalam periode waktu yang ditentukan. Namun, biasanya rapat ini hanya dilakukan satu kali dalam satu tahun. Semua pembagian tugas dalam rapat ini menjadi agenda besar yang harus terselesaikan dan akan diadakan rapat evaluasi kerja untuk membahas permasalahan yang ada, dalam waktu yang sifatnya insidental.
Rapat dinas biasanaya rapat yang diadakan apabila terdapat berbagai kepentingan
pembicaraan mengenai urusan kantor sehari-hari dan menyangkut kedinasan. Rapat
ini biasanya diadakan oleh intansi atau kantor.
Rapat Musyawarah kerja merupakan rapat untuk membiacarakan masalah yang sifatnya untuk
mencapai kata sepakat pada anggota. Biasanya, rapat ini diadakan apabila ada
anggota yang dalam perjalanan pelaksanaan tugas merasa tidak sepaham, dan
terjadi protes kepada pimpinan. Kemudian diadakanlah musyawarah untuk mencapai
kata sepakat.
Macam Macam Rapat Berdasarkan Keanggotaan
Rapat pimpinan merupakan rapat yang dihadiri oleh para petinggi organisasi. Biasanya
dalam rapat ini, mereka akan membahas mengenai kepentingan yang berpengaruh
pada kinerja organisasi. Selain itu, biasanya para petinggi ini juga membahas
berbagai masalah yang tidak dapat diatasi oleh anggota lainnya, dan hanya
berhubungan dengan mereka, untuk kelangsungan organisasi tersebut. Rapat ini
juga membahas tanggung jawab tiap pimpiman departemen atau divisi serta
manajemen yang mereka lakukan untuk kelangsungan organisasi.
Rapat Divisi merupakan rapat yang hanya dihadiri oleh anggota tiap divisi saja
untuk membicarakan masalah pembagian kerja atau masalah yang mereka hadapi.
Rapat Umum adalah rapat yang dihadiri oleh anggota organisasi. Di mana, biasnya rapat
ini diadakan untuk menginformasikan kebijakan perusahaan yang akan berpengaruh
terhadap pembagian kerja anggota.
D. kriteria rapat :
a. membicarakan suatu masalah yang
berkaitan dengan tujuan organisasi, perusahaan \, instansi pemerintah, dll yang
harus dirundingkan/didiskusikan secara musyawarah.
b. pada saat rapat seluruh peserta
harus berperan aktif
c. setiap pembicaraan ketika rapat
berlangsung harus bersifat terbuka (tidak ada yang disembunyikan serta
prasangka)
d. adanya unsur-unsur rapat seperti
pemimpin, notulen, moderator, peserta rapat, masalah yang dibahas.
E syarat-syarat rapat yang baik
1. persipan rapat
a. penentuan tujuan rapat dan acara
rapat
b. penentuan waktu, tanggal, hari,
tahun
c. penentuan tempat
d. akomodasi
e. konsumsi
f. media/peralatan
2. pelaksanaan rapat
a. suasana rapat berlangsung tebuka
b. para peserta rapat berperan aktif
c. adanya kendali dari ketua rapat
d. hindarka debat kusir
e. bahasa harus komunikatif
f. hindarkan monopoli ketika bicara
g. terdapat keputusan dan kesimpulan
rapat
h. adanya notulen
i. acara rapat
j. media rapat
k. waktu



